Hermeneutika Al-Qur’an Modern: Studi Kasus Pemikiran Sahiron Syamsuddin di Indonesia
Editor: Khalilullah
Buku Hermeneutika Al-Qur’an Modern karya Imarotuz Zulfa mengajak pembaca memahami perkembangan pemikiran tafsir Al-Qur’an melalui pendekatan hermeneutika yang diperkenalkan Sahiron Syamsuddin. Berangkat dari penelitian mendalam terhadap salah satu intelektual penting Indonesia, buku ini menelusuri gagasan, landasan, serta relevansi pemikiran Sahiron dalam membaca pesan wahyu. Pembahasan diarahkan pada hubungan antara teks Al-Qur’an, konteks, dan dinamika kehidupan kontemporer. Dengan demikian, hermeneutika tidak sekadar dipahami sebagai teori penafsiran, tetapi sebagai perangkat intelektual untuk membuka ruang dialog antara pesan ilahi dan realitas manusia. Buku ini menawarkan pengantar penting bagi pembaca yang ingin mengenal wacana tafsir modern secara lebih kritis, terarah, dan komprehensif dalam menjawab persoalan umat Islam di tengah perubahan zaman secara kritis dan bertanggung jawab.
Melalui kajian yang teliti, penulis mengidentifikasi sumber-sumber penafsiran Sahiron, metode yang digunakan, serta pendekatan yang membentuk kerangka pemikirannya. Uraian tersebut kemudian mengulas bagaimana unsur-unsur hermeneutika diterapkan dalam memahami Al-Qur’an, termasuk perhatian terhadap teks, konteks historis, dan kebutuhan pembaca masa kini. Buku ini juga mengajak pembaca menilai kekuatan sekaligus keterbatasan pendekatan tersebut secara proporsional. Dengan menghadirkan pemetaan gagasan dan evaluasi akademik, pembahasan tidak berhenti pada pengenalan tokoh, melainkan memperlihatkan proses lahirnya suatu metodologi penafsiran. Pembaca memperoleh kesempatan untuk memahami cara kerja hermeneutika Sahiron serta mempertimbangkan sumbangannya bagi pengembangan studi Al-Qur’an di Indonesia. Pembacaan ini memperlihatkan bahwa penafsiran selalu berhadapan dengan perubahan sosial, perkembangan ilmu pengetahuan, dan keragaman pengalaman manusia masa kini.
Pada akhirnya, buku ini menempatkan pemikiran Sahiron Syamsuddin dalam percakapan yang lebih luas mengenai masa depan metodologi tafsir di Indonesia. Buku ini menunjukkan pentingnya membaca Al-Qur’an dengan kesadaran terhadap konteks, tanpa melepaskan perhatian pada pesan dan nilai yang dikandungnya. Melalui penelitian Imarotuz Zulfa, pembaca diajak mengenali kontribusi pemikiran kontemporer sekaligus mengembangkan sikap akademik yang terbuka, kritis, dan bertanggung jawab. Karya ini relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta siapa pun yang menaruh minat pada studi Al-Qur’an dan hermeneutika. Lebih dari sekadar telaah atas seorang tokoh, buku ini menjadi bahan refleksi untuk memperkaya diskusi tafsir dalam menjawab tantangan zaman. Sajian ini mendorong dialog ilmiah dan pendalaman metodologi secara berkelanjutan di lingkungan kampus.
- ISBN
- 978-623-09-7131-0
- Penulis
- Imarotuz Zulfa, S.Ag., M.A.
- Editor
- Khalilullah
- Halaman
- xviii + 176 Halaman
- Ukuran
- 14 x 21 cm
- Cetakan
- I, Desember 2023
- Kategori
- Riset Ilmiah




